Rumus Fisika | Kumpulan rumus fisika dari massa jenis sampai getaran

Rumus Fisika | Kumpulan rumus fisika dari massa jenis sampai getaran 4.74/5 (94.89%) 170 votes

Berikut adalah kumpulan Rumus Fisika yang sering digunakan. Mulai dari Massa jenis zat, pemuaian, kalor, gerak lurus, gaya dan lain sebagainya. Silahkan disimak Rumus Fisika dan semoga bermanfaat.

Rumus Fisika MASSA JENIS ZAT

Massa Jenis zat adalah tiap satuan volume. Massa jenis merupakan ciri khas setiap jenis benda. Massa jenis zat dapat dihitung dengan rumus berikut :

Rumus Fisika Massa Jenis  dimana:
  p = massa jenis (kg/m3 )
 m = massa benda (kg atau g)
 V = (m3 atau cm3)

Rumus Fisika PEMUAIAN

  1. Pemuaian
    Pemuaian panjang dari berbagai zat padat dapat diselidiki atau diukur dengan menggunakan alat yang disebut musschenbroek. Pemuaian panjang suatu zat padat dapat dicari dengan rumus :
    Rumus Fisika muai panjang
    dimana :
    Lt = panjang akhir (m)
    L0= panjang awal (m)
    α = koefisien muai panjang (/oC)
    Δt  = kenaikan suhu (oC)
  2. Pemuain Luas
    Suatu zat padat akan mengalami pemuaian luas jika zat tersebut kita panaskan, misalnya sebuah plat baja kita pansakan maka baja tersebut akan mengalami pemuaian, panjang dan lebarnya bertambah, pemuaian luas dapat dicari dengan rumus :
    Rumus Fisika muai luas
    dimana :
    At = luas akhir (m2)
    A0 = luas awal (m2)
    β = koefisien muai luas zat (/oC)
    Δt = kenaikan suhu (oC)
  3. Pemuaian Volume
    Jika benda yang dipanaskan pasti akan mengalami pertambahan panjang, lebar dan tinggi. Maka benda tersebut mengalami pemuaian volume. Pemuaian volume dapat dicari dengan rumus :
    muai volume
    dimana :
    Vt = volume akhir (m3)
    V0= volume awal (m3)
    γ = koefisien muai volmue (/oC)
    Δt = kenaikan suhu (oC)

KALOR

Rumus Fisika Kalor adalah suatu bentuk  yang secara alami berpindah dari benda yang suhunya lebih tinggi ke benda yang suhunya lebih rendah. Persamaan kalor untuk perubahan suhu sebagai berikut :
kalor jenis
dimana :
Q = kalor yang diserap atau dilepaskan (joule)
m = massa (kg)
c = kalor jenis zat (J/kgoC)
Δt= perubahan suhu (oC)

  1. Kalor Lebur
    Kalor lebur adalah banyaknya kalor untuk mengubah 1kg zat padat menjadi cair pada titik leburnya. Rumusnya adalah :
    kalor lebur
    dimana :
    Q =  kalor yang diserap atau dilepaskan (joule)
    m = massa (kg)
    L = kalor lebur (j/kg)
  2. Kalor Uap
    Kalor uap adalah banyaknya kalor yang diperlukan untuk mengubah 1kg zat cair menjadi uap seluruhnya dapa titik didihnya
    kalor uap
    dimana :
    Q =  kalor yang diserap atau di lepaskan (joule)
    m = massa zat (kg)
    U = kalor uap (j/kg)

GERAK LURUS

  1. Rumus Fisika Gerak Lurus beraturan (GLB)
    suatu benda dikatakan melakukan gerak lurus apabila benda menempuh lintasan lurus dan dalam setiap selang waktu yang sama, benda menempuh jarak yang sama dan apabila benda bergerak dengan kecepatan dan kelajuan tetap. Persamaan untuk Gerak Lurus Beraturan sebagai berikut :
    Rumus Fisika GLB 2
    dimana :
    s = jarak (m)
    v = kecepatan (m/s)
    t = waktu (sekon)
  2. Rumus Fisika Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)
    Gerak Lurus Berubah Beraturan adalah gerak benda pada lintasan lurus dengan kecepatan yang berubah secara teratur setiap setik. Persamaannya adalah :
    GLBB 1 
    GLBB 2
    GLBB 3
    dimana :
    s = jarak (m)
    V0 = kecepatan awal (m/s)
    Vt = kecepatan akhir (m/s)
    a = percepatan (m/s2)

Rumus Fisika GAYA

Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat mengubah kecepatan, arah dan bentuk suatu benda. Persamaan Gaya : Gaya
dimana :
ΣF = gaya (newton)
m = massa (kg)
a = percepatan (M/s2)

TEKANAN

Tekanan adalah besarnya gaya yang bekerja pada benda tiap satuan luas. Rumusnya adalah :
 Tekanan
dimana :
P = tekanan (N/m2)
F = gaya (newton)
A = luas bidang tekanan (m2)

  • Tekanan Hidrostik
    Tekanan Hidrostik adalah tekanan zat cair yang disebabkan oleh berat zat itu sendiri. Rumusnya adalah :
    Rumus Fisika Tekanan Hidrostik
    dimana :
    Ph = tekanan hidrostik (N/m2)
    p = massa jenis zat (kg/m3)
    g = ketinggian / kedalaman (m)
    h = percepatan gravitasi (10m/s2)

USAHA DAN ENERGI

  1. Usaha adalah suatu proses yang dilakukan untuk memudahkan kedudukan suatu benda. Rumusnya sebagai berikut :usaha
    dimana :
    W = usaha (J)
    F = gaya (N)
    S = perpindahan (m)

  2. Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha atau kerja.

    Bentuk-bentuk energi

    1. Energi kinetik
      Adalah energi yang dimiliki sesuatu yang bergerak. secara matematis energi kinetik di rumuskan :
      energi kinetik
      dimana :
      Ek = energi kinetik (j)
      m = massa (kg)
      v = kecepatan (m/s)
    2. Energi potensial
      Dimiliki karena kedudukannya. Rumusnya :
      energi potensial
      dimana :
      Ep = energi potensial (j)
      m = massa (kg)
      g = percepatan gravitasi bumi (m/s2 )
      h = ketinggian dari tanah (m)

    3. Eneri mekanik
      jumlah energi kiteik dan energi potensial. Rumus :
      energi mekanik
      diamana :
      Em = energi mekanik
      Ep = energi potensial
      Ek = energi kinetik

GETARAN

Rumus Fisika Gerakan merupakan gerakan bolak balik secara teratur melalui titik setimbang

  1. Periode getaran
    Waktu yang diperlukan untuk melakukan satu getaran penuh. diukur dalam satuan sekon. Rumusnya :
    Periode getaran
    diamana :
    T = periode getaran (s)
    t = lama waktu bergetar (s)
    n = jumlah getaran

  2. Frekuensi getaran
    Jumlah getaran yang terjadi tiap detik. Rumusnya :
    Frekuensi getaran
    diamana :
    f = frekuensi getaran (Hz)
    n = jumlah getaran
    t = lama waktu bergetar

Sumber gambar: https://id.wikibooks.org

Kata kunci lainnya: